Mimpi dan Keinginan Terpendam

Ada orang yang bilang, jika kita pikirkan terus, hal yang kita pikirkan itu akan terbawa mimpi. Misalnya saja kalau kita memikirkan kekasih kita terus, dia akan muncul di mimpi kita. Terkadang prosesnya justru dibalik, kalau kita memimpikannya terus, berarti kita memikirkannya terus secara tidak sadar. Misalnya saja, ada perempuan yang terbawa mimpi terus, nah itu mungkin karena kita memikirkannya terus (maaf nih ya kalo kesindir, hahaha). Bisa jadi kita kepikiran karena hutang budi, duit, janji. Karena benci atau hal yang lain. Tidak harus karena suka dengan orang tersebut.

Meskipun konvers suatu pernyataan itu belum tentu benar, karena bisa saja tidak biimplikasi (ni mulai deh ngomong ngelantur). Ada baiknya kita pikirkan mengapa kita memimpikan sesuatu? Apakah karena kita sangat menginginkan hal tersebut terjadi? Terus terang, saya bukan termasuk orang yang percaya bahwa mimpi hanya sekedar bunga tidur. Mimpi itu berasal dari alam bawah sadar kita. Tentunya kita bisa berasumsi bahwa mimpi itu bisa digunakan untuk memahami diri sendiri.

Sebagai contoh, temen saya yang tiba-tiba memimpikan seorang perempuan yang ga terlalu dia kenal (hahaha disindir lagi). Nah, itu kenapa bisa begitu? Kalo dipikir-pikir memang tidak logis, ngapain otak kita ngerekam (mimpi adalah salah satu cara otak menyortir ingatan) hal-hal yang jarang kita lakukan? Misal, saya yang jarang banget ngobrol ama rekan cewek (kecuali yang penting-penting aja), kadang-kadang terbawa mimpi karena saya punya masalah yang belum selesai dengan orang tersebut, atau tentang kegiatan tertentu (seperti tugas dll). Jadi, mungkin hal yang diarsipkan otak saya adalah kegiatannya.

Contoh lain, sewaktu home tournament futsal angkatan sabtu lalu, angkatan saya di WO karena yang datang hanya 3 orang. Malamnya, saya langsung mimpi main futsal satu angkatan gitu. Ada Widha, Thoriq, Rizky, Sunni, Agung, dll (kalo disebut semua ntar kepanjangan). Jadi, mungkin saya kecewa berat dengan kejadian itu. Karena sangat inginnya main futsal dengan teman satu angkatan, akhirnya terbawa mimpi. Saya memang sangat suka kegiatan yang dilakukan rame-rame seperti itu. Bagi saya, memperhatikan orang lain saat sedang berada dalam kegiatan bersama itu sngt berkesan.

Selain mimpi main futsal, saya juga mimpi kami mengadakan pesta kecil-kecilan (entah dalam rangka apa). Beberapa orang diberi cake dengan bermacam bentuk. Saya juga kaget, karena saya dapat juga. Cake bentuk kubus dilapisi krim stroberi warna pink lucu gitu. Kemudian setelah saya potong dan bagikan, si Sunni lontong ngelemparin sisanya ke muka ane, dan menyebabkan terjadinya perang lempar kue. Kalau dipikir-pikir, mungkin ini karena minggu sebelumnya saya menyaksikan cake yang dipotong-potong dan dibagi-bagikan. Sehingga kegiatan berkesan tersebut sedang diarsipkan. Tapi, kejadian tersebut membuat saya berpikir, kalau mungkin ternyata saya ingin dapat cake juga di hari ulang tahun. Waktu kecil, ulang tahun saya memang pernah dirayakan menggunakan cake, tiup lilin, dan sebagainya, seperti kultur di barat saat ulang tahun. Namun, entah mengapa saya jadi berpikir, kalau ultah diperlakukan istimewa, apakah di hari lain tidak istimewa? Sehingga menyebabkan saya tidak terlalu suka merayakan ulang tahun sendiri. Akhirnya saya sendiri malah bingung, sebenarnya mau saya apa sih? Kalau memang benar mimpi adalah keinginan terpendam. Mungkin saya juga berharap mendapatkan kue. Hahaha.

By the way, saya jadi ingat game dengan judul Portal yang dibuat Valve. Game ini mengisahkan tokoh protagonis, cewek dengan rambut ponytail (kya… Kya….) yang dijanjikan akan diberi cake ulang tahun oleh sebuah AI jika berhasil menyelesaikan tantangan-tantangan yang dia beri. Endingnya cukup unik dan mengharukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s