Kanan atau Kiri

Beberapa hari yang lalu, saya mengendarai motor untuk pulang sehabis olahraga futsal. Jalanan sangat ramai. Kadang-kadang macetnya jadi bikin ngantuk. Hari minggu.di daerah gasibu Bandung memang sangat ramai. Tapi entah kenapa, yang ini rasanya lebih dari biasanya.

Kendaraan jadi lebih sulit dikendalikan. Terus terang saja, saya suka pusing kalau lihat motor atau mobil bergerak bersamaan tapi beda arah, dan banyak. Rasanya mata tidak bisa ditahan untuk memperhatikan semuanya. Jadilah di kepala saya banyak tergambar garis-garis perkiraan jalur yang dipilih kendaraan lain, dan itu sangat ruwet.

Menjelang sampai ke flyover paspati, saya segera memberikan lampu sign ke kiri, karena saya memang lewat bawah flyover. Namun, ada pengendara cewek dengan motor matic merk x yang menghalangi saya dari sebelah kiri. Otomatis sy agak menunggu sebentar, dan memperhatikan pengendari motor tersebut yang pandangannya lurus ke depan, ga lirik sy sama sekali yang udah dihalangin dia. Beberapa saat kemudian, dia sudah agak maju dan saya lihat lampu sign nya ke kiri juga, eh tapi dia malah seperti mau ke kanan ke arah flyover. Ya udah, akhirnya saya perlambat motor dan saya biarkan dia jalan duluan. Ladies first lah.

Masalahnya adalah, kenapa dia ngasih sign ke kiri padahal mau ke kanan? Ya jelas aia saya jadi melototin dia, kan saya jadi kagok. Hal seperti ini ga jarang, tapi sering banget terjadi, dan mayoritas sang pelaku adalah kaum hawa. Why??? Bahkan adik saya sendiri pernah mengingatkan saya bahwa ada sesuatu di kanan saya, padahal yang dia maksud itu sebelah kirinya (dan waktu itu kita menghadap ke arah yang sama). Temen ibu saya juga pernah sering salah ngasih sign mobil ke arah yang berlawanan. Jadi, pesan saya sih buat pengendari motor (kaum hawa pengendara motor), kalo ada cowok yang melototin Anda, jangan over confident dulu. Siapa tahu Anda salah ngasih sign. Hahaha.

Ada teman yang bilang, fenomena kaum hawa yang sulit membedakan kiri dengan kanan itu disebabkan oleh struktur otak. Berhubung itu dari ingatan saya, saya tidak bisa memberikan referensi. Hanya, katanya otak perempuan dirancang untuk memproses informasi sekaligus secara multitasking dan paralel. Jadi, mungkin gara-gara itu, karena banyak info yang masuk dari berbagai arah, sehingga sulit bisa dibedakan info mana itu dari sebelah mana. Tentu saja tidak semua perempuan begitu. Jadi, jangan digeneralisasi juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s