Hati-hati Maling (Lagi) di Daerah Pelesiran

Pagi ini, seperti biasa saya bangun pagi, sekitar jam empat lebih. Terus, saya bengong dan duduk-duduk “Mengumpulkan nyawa” sambil menunggu adzan Subuh… Baru saja diam beberapa menit, kemudian tiba-tiba ada suara orang berlari diikuti suara teriakan yang makin membesar.

“MALIIIING! MALIING! ANJING!!”

Karena saya masih belum sadar, saya masih bengong dan berusaha mencerna teriakan tersebut. Begitu sadar, saya langsung kaget. Robieth yang kamarnya diatas langsung turun. Saya langsung berdiri, dan melihat Robieth membuka pintu. Orang-orang terlihat berkumpul membawa bermacam-macam senjata (golok etc…) Namun suara orang yang dikejar beserta yang tadi teriak maling sudah tidak ada lagi, seolah lenyap ditelan senja… Eh, salah, fajar maksudnya.

Robieth berjalan keluar, menanyakan pada Mas yang ada di depan kosan. Ehm, beda dengan Robieth, dalam hati saya langsung reflek berpikir jangan-jangan Mas itu malah malingnya tapi pura-pura jadi warga yang ikut mengejar. Wow, sebaiknya pikiran negatif gitu jangan ditiru, apalagi kalo ga ada bukti. Hahaha.

Subuh itu, daerah sekitar saya masih geger. Tak berapa lama, adzan berkumandang. Kami masuk lagi ke kosan. Kejadian seperti ini seperti terjadi terus tiap tahun. Tampaknya daerah ini memang jadi sasaran utama maling. Buat yang indekos di daerah Pelesiran, Kebon Bibit, Taman Hewan dan sekitarnya, harap berhati-hati. Jangan lupa kunci pintu dan jendela. Kalo mau berangkat shalat subuh juga hati-hati, soalnya biasanya ni maling aktif sekitar subuh (mungkin karena jarang ada orang bangun subuh kali ya?). Untuk lebih berhati-hati, masukkan kunci kosan Anda ke lubang kuncinya dan miringkan kuncinya. Ini berguna biar pintu Anda tidak dijebol pake “bump key”. Kalo ada yang bingung bump key itu apaan, search aja di google, ntar juga ketemu. Buat yang males, nih saya kasih link wikipedianya¬†http://en.wikipedia.org/wiki/Lock_bumping. Bikin bump key ini gampang banget, makanya mesti hati-hati. Dulu saya dan Robieth juga sering bongkar locker temen cewek waktu SMA pake kunci locker yang dijadiin bump key. Maklum, biasanya locker temen cewek banyak makanannya, hahahaha… jadi kadang-kadang kita minta makanan.

Loh ko jadi cerita masa SMA gini sih. Yah, pokoknya sekali lagi, berhati-hatilah sama maling (saya juga pernah kena, btw). Selamat liburan.

One thought on “Hati-hati Maling (Lagi) di Daerah Pelesiran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s