Menunggu

Saya rasa kita semua pernah menunggu sesuatu, seperti yang saya lakukan saat ini. Kadang durasinya lama, kadang cepat. Namun, buat saya pribadi, menunggu untuk waktu yang relatif pertengahan itu agak bikin frustasi (tidak terlalu cepat, dan tidak terlalu lama). Menunggu itu bisa jadi amat menjemukan. Di saat seperti ini, saya malah bingung mau ngapain untuk mengisi waktu luang saat menunggu. Kemudian akhirnya kita menghabiskan waktu dengan hal-hal yang (sepertinya) kurang bermanfaat. Memang, kalo durasinya cukup pendek, kita jadi bingung mau diisi untuk apa.

Guru SD saya dulu bilang, rajin-rajinlah membaca karena buku adalah jendela ilmu. Beliau juga menyarankan untuk membaca dimana saja disaat luang. Beliau bahkan mencontohkan orang-orang di negara lain yang memanfaatkan waktu tunggu dengan baik. Misalnya mengantri sambil membaca buku novel, atau bahkan orang yang membaca sambil (maaf) buang air besar. Tentunya di zaman teknologi digital dan mobile seperti, kadang kita tidak perlu membawa-bawa buku untuk membaca. Kita bisa membaca, misalnya, dari ebook di handphone, atau konten internet. Memang zaman sudah serba canggih ya. Waktu kita bisa semakin kita manfaatkan dengan baik. Tentu saja, konsep ini tidak sebatas hanya membaca saja, kita juga bisa mengisi waktu dengan menulis, seperti yang sedang saya lakukan.

Selamat menunggu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s